SDG 4, SDG 17
Program Studi S3 Teknik Mesin
Malang, 2 Mei 2025 — Program Studi S3 Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) bersama Prof. Tim Pasang dari Western Michigan University, Amerika Serikat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperluas jejaring akademik internasional sekaligus membahas peluang kerjasama program join degree untuk jenjang pascasarjana S2 dan S3 di bidang Teknik Mesin.
Bertempat di ruang sidang Fakultas Teknik UM, FGD yang berlangsung pada Kamis, 2 Mei 2025 ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa pascasarjana, serta jajaran pimpinan fakultas. Prof. Tim Pasang, selaku narasumber utama, memaparkan berbagai peluang dan skema program join degree yang dapat diakses oleh mahasiswa pascasarjana UM dengan melanjutkan studi di Western Michigan University.
Dalam paparannya, Prof. Pasang menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pengembangan riset dan pendidikan teknik mesin, khususnya di era industri 5.0. Program join degree ini diharapkan mampu memberikan pengalaman akademik dan penelitian yang lebih luas bagi mahasiswa, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
Ketua Program Studi S3 Teknik Mesin UM, Dr. Retno Wulandari, M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiasi kerjasama dari Western Michigan University. “Kami menyambut baik peluang ini, karena dapat menjadi langkah strategis dalam penguatan kualitas pendidikan pascasarjana, khususnya di Fakultas Teknik UM,” ujarnya.
Kegiatan FGD ini juga menjadi wadah diskusi aktif antara pihak UM dan Prof. Tim Pasang mengenai kurikulum, sistem pembelajaran, serta skema pendanaan yang dapat mendukung keberlangsungan program join degree ke depan. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut peluang kerjasama ini, yang rencananya akan mulai dibuka secara resmi pada tahun akademik 2025/2026.
Dengan adanya program join degree ini, diharapkan mahasiswa pascasarjana Teknik Mesin Universitas Negeri Malang dapat memperoleh kesempatan untuk menempuh studi di dua perguruan tinggi sekaligus, memperoleh dua ijazah, dan memperluas wawasan akademik di tingkat global. (Penulis : PP)