Malang, 7 Oktober 2024 –  Departemen Teknik Industri Universitas Negeri Malang mengadakan kuliah tamu yang diisi oleh Prof. Effendi UTeM. Acara ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan teknik industri di berbagai perusahaan dengan latar belakang budaya yang berbeda.

Dalam presentasinya, Prof. Effendi menekankan pentingnya memahami perbedaan budaya kerja di setiap industri. Ia memberikan contoh perbedaan antara perusahaan di Jepang dan negara lain. Menurutnya, perusahaan di Jepang memiliki aturan ketat terkait etika kerja, seperti tidak berbicara saat bekerja dan fokus penuh pada tugas, sementara di negara seperti Inggris, karyawan memiliki pendekatan yang lebih santai dengan jarak sosial yang lebih besar.

Selain itu, Prof. Effendi menjelaskan pentingnya pengukuran efisiensi mesin melalui metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Dengan menggunakan OEE, perusahaan dapat mengetahui efektivitas mesin dalam beroperasi dan mengidentifikasi enam faktor utama yang menyebabkan kerugian, yang dikenal sebagai Six Big Losses. Dalam penelitian yang dipaparkan, OEE mesin mencapai 76,1%, masih di bawah standar ideal 85%, sehingga memerlukan peningkatan lebih lanjut.

Salah satu kerugian terbesar ditemukan pada kategori breakdown losses, yaitu waktu yang hilang akibat perbaikan mesin. Pada kasus spesifik ini, vibrasi yang tidak sesuai pada feeder bowl menjadi penyebab utama kerusakan, yang bisa diatasi melalui pelatihan operator dan pemeliharaan preventif. Prof. Effendi juga membahas metode analisis Failure Mode Effect Analysis (FMEA) untuk menganalisis penyebab kerusakan dan memberikan rekomendasi solusi.

Dengan kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana berbagai metode industri dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi, serta pentingnya penyesuaian strategi dengan budaya yang ada di setiap perusahaan.

id_ID